JAKARTA, 31 Desember 2025 – Menyongsong pergantian tahun 2025, Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) mempersembahkan kado spesial bagi masyarakat berupa transformasi layanan digital dan fasilitas museum yang lebih inklusif. Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen BQMI untuk menghadirkan wajah baru museum yang lebih modern dan mudah diakses oleh semua kalangan di tahun yang baru.
Penyegaran utama terlihat pada tata pamer koleksi melalui penerapan teknologi video mapping. Pengunjung kini dapat menyaksikan narasi proses turunnya wahyu di Gua Hira melalui visualisasi yang dramatis. Selain itu, interactive video mapping pada Mushaf Pusaka juga hadir untuk memberikan pengalaman edukasi yang lebih hidup, sejalan dengan semangat pembaruan di tahun 2025.
Selain aspek teknologi, BQMI menjadikan tahun baru ini sebagai momentum untuk memperkuat layanan ramah disabilitas. Fasilitas terbaru mencakup sistem pertiketan khusus bagi penyandang disabilitas rungu wicara (PDSRW) dan tata pamer Mushaf Standar Braille yang didukung teknologi informasi bagi penyandang disabilitas netra (PDSN). Semangat inklusivitas ini juga telah diawali melalui program edukasi melukis kaligrafi bersama siswa disabilitas dari Sekolah Al-Madina, Serang.
BQMI menjadikan tahun 2025 sebagai titik awal museum yang lebih terbuka dan ramah bagi siapa saja. Tidak hanya melalui kunjungan fisik dengan teknologi baru, tetapi juga melalui website yang lebih user-friendly dan fitur Virtual Tour 360° yang telah dimutakhirkan.
Melalui berbagai fitur mulai dari reservasi daring hingga tur virtual yang lebih interaktif, BQMI siap menyambut wisatawan religi di tahun 2026 dengan standar layanan yang lebih tinggi. Transformasi ini diharapkan mampu menjadikan BQMI sebagai destinasi edukasi utama yang menggabungkan nilai spiritualitas dengan kecanggihan teknologi masa kini.

