Detail Pengunjung per Provinsi

Detail pengunjung 212.900 di wilayah Indonesia tersebar hampir semua provinsi dengan rincian: DKI Jakarta 53.229 (24,25%), Jawa Timur 39.682 (18,08%), DI Yogyakarta 15.621 (7,12%), Jawa Tengah 14.739 (6,71%), Sulawesi Selatan 11,784 (5,37%), Sumatera Utara 9.812 (4,47%), Kepri 8.595 (3,92%), Sumatera Selatan 5.134 (2,34%), Banten 4.593 (2,09%), Riau 3.483 (1,59%), Kalimantan Timur 2.867 (1,31%), Kalimantan Tengah 2.798 (1,27%), Bali 2.262 (1,03%), Kalimantan Selatan 1.942 (0,88%), Lampung 1.925 (0,88%), Kalimantan Barat 1.763 (0,80%), Sumatera Barat 1.645 (0,75%), Sulawesi Tengah 1.590 (0,72%), dan di bawah 0,5% antara lain Jambi, NTB, Sulawesi Utara, Papua, Papua Barat, Aceh, Maluku, Bengkulu, Maluku Utara, NTT, Gorontalo, Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara.

Situs web sebuah organisasi saat ini selalu menjadi rujukan ketika mencari informasi yang terkait dengan organisasi tersebut. Oleh karena itu website yang memuat informasi yang lengkap menjadi sangat penting.

Pengunjung website LPMQ  pada tahun 2019 sebanyak 92.288 dengan pengunjung terbanyak pada bulan September 2019 sebanyak 20.556. Pengunjung sebanyak 92.288, 65.533 (70,69%)-nya berasal dari mesin pencari.

Pada masa kejayaan Khilafah Abbasiah di Baghdad, ada seorang penyalin Al-Qur’an terkenal bernama Ibnu Bawwab (w. 413 H). Namanya lebih dikenal sebagai ‘dewa’ kaligrafi Islam gaya naskhi dibanding sebagai penyalin Al-Qur’an. Padahal, berdasar sumber sejarah, Ibnu Bawwab menulis 64 mushaf. Jumlah ini lebih banyak dari kaligrafer pendahulunya, Ibnu Muqlah yang hanya menyalin dua mushaf. meskipun begitu, masih kalah jauh dari para panyalin mushaf generasi selanjutnya dan penyalin dinasti mamluk (Mesir) yang berhasil menyalin mushaf hingga ratusan salinan mushaf.

Pemindahan Arsip

Pemindahan arsip merupakan proses pemindahan arsip inaktif ke unit kearsipan (Perka ANRI nomor 37 tahun 2016). Dalam penyimpanannya, arsip inaktif harus dipisahkan dari arsip aktif. Arsip aktif adalah arsip yang masih sering digunakan dalam aktivitas organisasi, dan digunakan secara terus menerus. Sebaliknya, arsip inaktif merupakan arsip yang telah menurun frekuensi penggunaannya. Pemisahan tempat penyimpanan kedua jenis arsip tersebut bertujuan agar arsip aktif yang masih diperlukan dalam aktivitas pekerjaan mudah ditemukan jika dibutuhkan. Sedangkan arsip yang sudah jarang dipakai dapat diselamatkan ke unit kearsipan dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan referensi.

Dalam diskursus rasm usmani ada wacana bahwa sebaiknya penulisan rasm di dunia Islam mengacu pada mushaf yang disusun oleh ulama rasm dengan kaidah rasm usmani. pertanyataannya apakah para ulama itu memiliki karya mushaf Al-Qur’an? Ada nama Imam Abu ‘Amr ad-Dāni dan Abu Dawud Sulaiman bin Najāḥ, sayang keduanya tidak tidak mewariskan mushaf. Boleh jadi keduanya memiliki mushaf, hanya tidak sampai kepada kita.  

Perpustakaan Munich, pada katalognya tercantum mushaf yang disebutkan disalin oleh Abu Amr Usmān bin Sa’īd bin Usmān (w. 444) dengan khat Magrib dan Kufi. Namun kolofon naskahnya menerangkan bahwa mushaf tersebut ditulis tahun 533 H atau 1138-1139 M dan penulisnya adalah Muhammad bin Zakariya al-Qursyī. Padahal, jika ditemukan mushaf ad-Dāni maka akan menjawab banyak persoalan besar dalam bidang kajian mushaf. Seperti diketahui ad-Dani sendiri menulis buku tentang rasm (al-Muqni’), tanda baca (naqṭ), ‘addul ay (bilangan ayat) dan al-waqfu wa al-Ibtida’.

Kontak

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal
Jalan Raya TMII Pintu I Jakarta Timur 13560
Telp: (021) 8416468 - 8416466
Faks: (021) 8416468
Web: lajnah.kemenag.go.id
Email: lajnah@kemenag.go.id

Temukan Lokasi Kami

© 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. All Rights Reserved